ARGA MAKMUR – Kehadiran Ustadz Abdul Somad Batubara (UAS) di Kabupaten Bengkulu Utara mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah dan masyarakat. Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.Ap., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kunjungan ulama tersebut dalam rangkaian kegiatan salat berjemaah dan pemberian santunan yang berlangsung di Balai Daerah Arga Makmur, Jumat malam (30/10/2026).
Bupati Arie menyebut kehadiran UAS menjadi energi positif bagi masyarakat Bengkulu Utara. Terlebih, kunjungan tersebut berlangsung bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bengkulu Utara.
Menurutnya, kunjungan UAS merupakan kehormatan bagi pemerintah daerah dan masyarakat. Ia juga mengapresiasi kesediaan UAS meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan masyarakat di daerah tersebut.
“Kami sangat senang dan gembira kehadiran beliau yang bisa meluangkan waktu. Atas nama masyarakat Bengkulu Utara berterima kasih kepada Pak Ustaz,” ujar Arie.
Dalam sambutannya, Bupati juga menggambarkan Bengkulu Utara sebagai daerah yang memiliki keberagaman masyarakat, sehingga dikenal sebagai miniatur Indonesia. Menurutnya, masyarakat dengan latar belakang yang berbeda dapat hidup berdampingan secara rukun, damai, dan saling menghormati.
Arie menilai kerukunan dan kekompakan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Semangat kebersamaan tersebut perlu terus dipelihara agar Bengkulu Utara tetap menjadi daerah yang aman, harmonis, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
Selain menyampaikan pesan tentang persatuan, Bupati memaparkan sejumlah komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui program sosial dan pendidikan.
Salah satu bentuk kepedulian sosial yang diterapkan adalah kewajiban bagi setiap kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara untuk mengasuh anak yatim. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian aparatur pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah juga berkomitmen memberikan akses pendidikan gratis mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP). Tidak hanya itu, dukungan pendidikan dilanjutkan hingga perguruan tinggi melalui program beasiswa bagi putra-putri daerah berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Arie menegaskan, keterbatasan ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak Bengkulu Utara untuk meraih cita-cita. Pemerintah daerah, kata dia, berupaya memastikan anak-anak yang memiliki kemampuan dan prestasi tetap mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan.
“Kami pemerintah daerah tidak mau melihat cita-cita anak yang tidak mampu tapi dia berprestasi gugur karena tidak ada biaya orang tuanya. Kami didukung oleh DPR, alhamdulillah tahun 2026 kami sudah menganggarkan dan sudah mulai kuliah gratis anak-anak dari keluarga tidak mampu yang berprestasi,” tegasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui semangat gotong royong. Dengan kebersamaan tersebut, visi pembangunan Bengkulu Utara yang mengusung semangat Cinta Kasih: Maju, Hebat, dan Bahagia diharapkan dapat diwujudkan dalam lima tahun ke depan.
Sementara itu, dalam rangkaian kunjungan silaturahmi tersebut, Ustadz Abdul Somad menyampaikan pesan penting mengenai persatuan dan kerukunan antarumat beragama. Ia mengajak seluruh masyarakat Bengkulu Utara untuk menjaga hubungan persaudaraan, baik berdasarkan ikatan keagamaan maupun sebagai sesama warga bangsa Indonesia.
UAS menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk hidup berdampingan. Seluruh masyarakat merupakan saudara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.
Pesan tersebut mendapat perhatian masyarakat yang hadir. Seorang warga menyampaikan bahwa pesan tentang persatuan dan kerukunan sangat relevan bagi kehidupan masyarakat Bengkulu Utara yang beragam.
“Pesan menjaga persaudaraan ini sangat penting. Kami berharap masyarakat tetap saling menghormati, tidak mudah terpecah karena perbedaan, dan bersama-sama menjaga suasana damai di Bengkulu Utara,” ujar salah seorang warga Kota Argamakmur.
Pada akhir pesannya, UAS turut mendoakan agar Kabupaten Bengkulu Utara senantiasa mendapatkan keberkahan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Ia berharap kerukunan antarumat beragama terus terjaga sehingga masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan aman dan tenteram.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya mengajak kepada seluruh jamaah, yang diikat dengan ikatan Islam, yang diikat dengan ikatan tidak Islam, kita bersaudara dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, untuk menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bengkulu Utara. Mudah-mudahan Allah menjaga Bengkulu Utara tetap menjadi berkah selalu, sukses selalu, bahagia selalu. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,” ucap UAS.
Kunjungan UAS tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi sekaligus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman. Pemerintah daerah berharap nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan perhatian terhadap pendidikan terus menjadi landasan dalam membangun Bengkulu Utara yang maju, harmonis, dan sejahtera. (Red)





















