Tajam.co.id, Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya gizi, kesehatan, dan pembentukan karakter dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Pesan itu ia sampaikan saat meninjau implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Cilacap serta kegiatan Cek Kesehatan Gratis di SMPN 5 Cilacap, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/9/2025).
Kunjungan kerja Mendikdasmen menjadi bukti bahwa program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan dan kesehatan hadir nyata di lapangan. Program MBG dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah tidak hanya menjadi simbol keberpihakan negara, tetapi juga langkah konkret dalam memastikan anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan siap belajar optimal.
Di hadapan ribuan siswa SMAN 2 Cilacap, Abdul Mu’ti menyampaikan motivasi agar generasi muda berani bermimpi besar. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia adalah kunci untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. “Indonesia bisa menjadi negara hebat kalau memiliki generasi yang hebat. Generasi yang cerdas, kuat secara emosional, spiritual, dan moral. Karena itu, bercita-citalah setinggi mungkin, jangan takut bermimpi besar,” ujar Abdul Mu’ti yang disambut tepuk tangan meriah para siswa.
Ia juga mengingatkan pentingnya membiasakan hal-hal sederhana seperti bangun pagi, rajin beribadah, berolahraga, menjaga pola makan sehat, hingga gemar membaca. Menurutnya, kebiasaan kecil itulah yang akan menjadi fondasi kuat dalam meraih cita-cita.
Abdul Mu’ti menekankan bahwa perhatian pemerintah pada gizi anak akan menentukan kualitas bangsa di masa depan. “Kekuatan sebuah bangsa ditentukan oleh makanan yang dikonsumsi warganya. Dengan MBG, anak-anak bisa belajar lebih sehat, lebih fokus, dan tumbuh dengan gizi merata tanpa membeda-bedakan latar belakang ekonomi keluarga,” jelasnya.
Program MBG, lanjutnya, bukan hanya pemenuhan nutrisi, tetapi juga instrumen untuk mengurangi kesenjangan sosial di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Satrio, menilai kunjungan Mendikdasmen memberi energi baru bagi pendidikan di daerahnya. “Motivasi yang beliau sampaikan menjadi panutan bagi anak-anak dan guru untuk terus semangat belajar dan mengajar. MBG juga terbukti memberi dampak nyata, anak-anak lebih bersemangat belajar karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” ujarnya.
Kepala SMAN 2 Cilacap, Masripah, menambahkan bahwa program MBG tidak hanya membantu siswa, tetapi juga meringankan beban orang tua. “Program ini membentuk disiplin, tanggung jawab, sekaligus memastikan semua anak mendapat hak gizi yang sama,” katanya.
Jasmine Mailes, siswi kelas XII SMAN 2 Cilacap, merasa bangga bisa bertemu langsung dengan Mendikdasmen. “Program MBG sangat membantu, terutama bagi teman-teman yang ekonominya terbatas. Kami bisa mendapatkan makanan sehat dan bergizi di sekolah. Semoga program ini terus berlanjut agar semua pelajar di Indonesia bisa belajar dengan tenang, sehat, dan berprestasi,” tuturnya.
Kunjungan kerja Mendikdasmen di Cilacap menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal kurikulum dan nilai akademik, tetapi juga kesehatan, gizi, dan karakter. Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, sekolah, guru, serta orang tua, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi unggul yang siap membawa bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (red)






















