Mobil Logistik Pangan NFA salurkan pangan sehat bergizi sejak Desember

Jakarta – Mobil Logistik Pangan dari Badan Pangan Nasional (National Food Agency/NFA) telah menyalurkan pangan sehat dan bergizi di sejumlah RPTRA dan PAUD sejak Desember 2022 dalam rangka kewaspadaan pangan dan gizi yang dikonsumsi oleh anak-anak.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi dalam keterangan di Jakarta, Kamis, menyebutkan bahwa penyaluran pangan sehat dan bergizi dilakukan untuk meningkatkan nutrisi dan gizi anak-anak.

“Pangan tersebut berupa susu, biskuit, sarden, kecap, dan mie telur. Penyaluran ke PAUD ini sebagai bentuk kepedulian kita untuk meningkatkan nutrisi dan gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Arief.

Mobil Logistik Pangan dijadwalkan menyalurkan pangan kepada masyarakat pada tanggal 10 hingga 13 Januari 2022 di sejumlah daerah di Jabodetabek. Pada 10 Januari, Mobil Logistik Pangan menyalurkan donasi kepada lima PAUD swadaya di kecamatan Pisangan, Palmeriam, Jatinegara, Duren Sawit, dan Ciracas Jakarta Timur.

Selanjutnya pada 11 Januari mobil Logistik Pangan menyalurkan donasi ke Pakuhaji Tangerang, pada 12 Januari menyalurkan ke dua lokasi lainnya di Jakarta, dan pada 13 Januari akan menyalurkan donasi pangan ke Sawangan Depok serta Ciawi Bogor.

NFA telah menginisiasi tiga unit Mobil Logistik Pangan dan satu unit Food Truck untuk mengumpulkan dan menyalurkan pangan berpotensi food waste kepada masyarakat yang membutuhkan sejak Desember 2022.

Inisiasi Mobil Logistik Pangan dan Food Truck ini merupakan bentuk dari tindak lanjut komitmen kerja sama tentang “Gerakan Pencegahan Food Waste dalam rangka Kewaspadaan Pangan Dan Gizi” yang disepakati NFA bersama sembilan asosiasi dan lembaga penggiat pencegahan food waste.

Mobil Logistik Pangan dan Food Truck tersebut sekarang telah beroperasi secara rutin menyalurkan donasi dari para asosiasi, pengusaha, dan donatur pangan kepada penerima manfaat, sekaligus menjadi sarana sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang upaya penyelamatan pangan melalui “Gerakan Stop Boros Pangan”.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan juga meminta semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap konsumsi jajanan yang berbahaya bagi anak yaitu ice smoke atau ciki ngebul yang banyak dijual. Hal ini dilakukan untuk mencegah kasus keracunan pangan yang lebih parah akibat konsumsi nitrogen cair yang berlebihan. (Ant)