Ragam Lazismu Kepulauan Riau Gelar Pelatihan Amil Regional Sumatra, Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat

Lazismu Kepulauan Riau Gelar Pelatihan Amil Regional Sumatra, Perkuat Profesionalisme Pengelola Zakat

Batam – Badan Pengurus (BP) Lazismu Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kepulauan Riau sukses menyelenggarakan Pelatihan Amil Lazismu PWM Muhammadiyah Regional Sumatra pada 1–2 Agustus 2026 di Pusat Informasi Haji (PIH) Batam. Mengusung tema “Zakat Hebat, Muzakki Kuat, Mustahik Berdaya”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, dan sinergi para amil Lazismu se-Regional Sumatra.

Dalam laporannya, Ketua Panitia, Salafudin Zaenul Ardy, S.Kom, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan memperkuat kompetensi amil dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar semakin profesional, transparan, akuntabel, serta mampu menjawab tantangan pengelolaan zakat di era digital.

“Pelatihan ini bukan hanya menjadi ajang peningkatan kapasitas, tetapi juga wadah mempererat kolaborasi antar-Lazismu di wilayah Sumatra sehingga mampu menghadirkan pelayanan terbaik bagi para muzakki dan memberikan dampak nyata bagi pemberdayaan mustahik,” ujarnya.

Ketua BP Lazismu PWM Kepulauan Riau, Juanda, S.Mn., MM, dalam sambutannya mengapresiasi seluruh peserta dan narasumber yang telah hadir dari berbagai daerah. Ia berharap pelatihan ini dapat melahirkan amil yang memiliki integritas, kompetensi, serta semangat dakwah melalui pengelolaan zakat yang profesional.

“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Lazismu. Oleh karena itu, seluruh amil harus terus meningkatkan kualitas pelayanan, tata kelola organisasi, dan inovasi penghimpunan maupun pendayagunaan zakat agar manfaatnya semakin luas dirasakan umat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PWM Kepulauan Riau, Dr. Suyono, S.Ag., M.Ag., secara resmi membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam membangun kemandirian ekonomi umat.

“Lazismu harus terus menjadi lembaga filantropi Islam yang terpercaya, profesional, dan mampu menghadirkan solusi bagi persoalan sosial masyarakat. Amil tidak hanya mengelola dana zakat, tetapi juga membawa misi dakwah dan pemberdayaan umat,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua PWM Kepulauan Riau Bidang Lazismu, Mohd Iqbal, ST., M.Kom., Sekretaris PW Aisyiyah Kepulauan Riau, Bunda Marfuah, Ketua PDM Tanjungpinang, Drs. Nazarudin, Ketua PDM Batam, Zarmi Mazridanto, S.Kom., Pimpinan Cabang Bank Muamalat Indonesia, Kepala SMK Muhammadiyah Batam, Ibu Suyatni, ST, Kepala SMA Muhammadiyah Batam, Ibu Siti Nur Khaiyah, ST, serta Kepala SD Muhammadiyah ASEAN, Ibu Khurotul Imtihaniyah, S.Pd.SD.

Pelatihan diikuti oleh perwakilan Lazismu dari berbagai wilayah di Sumatra, terdiri atas:

* Lazismu PWM Sumatera Barat sebanyak 2 peserta
* Lazismu PWM Jambi sebanyak 2 peserta.
* Lazismu PWM Riau sebanyak 5 peserta.
* Eksekutif Lazismu Kepulauan Riau sebanyak 7 peserta bersama 2 peserta dari kantor layanan.
* BP Lazismu PDM Batam bersama kantor layanan sebanyak 9 peserta.
* Lazismu PDM Tanjungpinang sebanyak 2 peserta.
* Kantor Layanan Lazismu Karimun sebanyak 1 peserta.

Selama dua hari, peserta mendapatkan berbagai materi strategis dari narasumber yang berasal dari Lazismu PWM Jawa Tengah, Lazismu PWM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta Baznas Kepulauan Riau. Materi yang disampaikan meliputi tata kelola organisasi, fiqih zakat, strategi fundraising, digitalisasi layanan, pelaporan keuangan, hingga pemberdayaan mustahik.

Melalui pelatihan ini, Lazismu Kepulauan Riau berharap lahir amil-amil yang semakin profesional, amanah, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu memperkuat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan zakat melalui Lazismu. Semangat kolaborasi yang terbangun diharapkan menjadi fondasi dalam memperluas manfaat zakat untuk mewujudkan masyarakat yang berdaya dan berkemajuan.

“Zakat Hebat, Muzakki Kuat, Mustahik Berdaya” menjadi semangat bersama seluruh peserta untuk terus menguatkan gerakan filantropi Islam Muhammadiyah di Regional Sumatra demi kemaslahatan umat.