Polri Bentuk Agen Pemulihan Penyalahgunaan Narkoba

Jakarta – Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri, Brigjen Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.Si., DFM., secara daring membuka Sosialisasi dengan tema ‘Program Rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat dan Pengembangannya Bagi Kasubbiddokpol.

Sosialisasi dilaksanakan dengan sistem daring, bukan hanya diikuti oleh Kasubbiddokpol dari 34 Polda seluruh Indonesia, perwakilan BNNP serta 2 orang dari BNN perwakilan Kabupaten / Kota penyelenggara Kabupaten Lubuk Linggau dan Kabupaten Pagar alam, serta kepala Rumah Sakit Bhayangkara setempat.

Pusdokkes Polri dengan membentuk Agen Pemulihan dalam pengembangan program rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) guna mewujudkan Indonesia Bersinar atau bersih dari narkoba.

Mengingat di tengah pandemi covid – 19 permasalahan narkoba dan penanganan korban penyalahgunaan serta pencandu narkoba tetap menjadi prioritas penting.

“Pusdokkes Polri berperan secara aktif dengan memberikan layanan rehabilitasi korban penyalagunaan dan pecandu narkoba, Oleh karena itu implementasi sinergitas akan turut dioptimalkan dan dikembangkan serta diharmonisasikan menjadi kegiatan nyata dalam rangka memberikan kontribusi terbaik Pusdokkes Polri guna mewujudkan Indonesia Bersinar,” terang Brigjen Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.Si., DFM.,

Kapusdokkes Polri berharap para Kasubbiddokpol ini ke depannya berkoordinasi dengan BNNP dan BNNK Bidang Rehabilitasi terkait kegiatan pelatihan bagi Bintang Kesehatan terutama yang ada di Bidokkes Polres, sekaligus mendukung fungsi Bhabinkamtibmas dan Resnarkoba pada Program Kegiatan Kampung Tanggu Anti Narkoba serta Desa Bersinar.

Setidaknya, untuk pilot proyek yang akan dilaksanakan di Biddokes Polda Sumsel, bekerjasama dengan BNN Kabupaten Lubuklinggau Sumsel (ada 3 kabupaten/kota yaitu Mura, Muratara dan Lubuk Linggau) dan BNN Kota Pagaralam.

“Harapan saya agar pelaksanaan kegiatan di wilayah Polda Sumsel dapat menjadi stimulus dan pendorong terwujudnya kegiatan Bintara Kesehatan sebagai agen pemulihan pada masing-masing Polda,” terang Jenderal Bintang Satu.

Salah satu peserta pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) TK II ANGKATAN XII PPSDM BNN RI AKBP dr Effri Susanto selaku Kasubag Binopsnalmed Pusdokkes Polri. Dalam mengoptimalkan peranannya dalam rangka menyukseskan rencana aksi nasional P4GN berjudul ‘ Aktualisasi Peran Bintara kesehatan Polri sebagai Agen Pemulih dalam Pengembangan Program Rehabilitasi Intervensi Berbasis Masyarakat Guna Mewujudkan Indonesia Bersinar’.

Mantan Karumkit Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri meminta agar segera melakukan rapat koordinasi dengan fungsi Binmas dan Resnarkoba Polda dalam rangka mewujudkan sinergitas dan harmonisasi kegiatan, agar peran Bintara Kesehatan dapat mendukung fungsi Bhabinkamtibmas dan Resnarkoba pada program kegiatan Kampung Tangguh Anti Narkoba serta program Desa Bersinar.

“Monitoring kegiatan dan melakukan asistensi kepada Sidokkes Polres pada masing-masing wilayah. Laporkan kegiatan bulanan kepada Kabiddokpol Pusdokkes Polri dan lakukan evaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Sidokkes Polres,” tutur Brigjen Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M., M.Si., DFM. (Tbn)